Tomorrow’s Way [Ch.1]


Title : Tomorrow’s Way

Pairing : Donghae & Sunye (SUNHAE)

Genre : AU, Angst, Romance

Rating : G (for now)

Length : Chaptered

Disclaimer : I own the plot, sunhae own each other. This beautiful poster goes to  ~ ♥♥[Glitters & Me, Graphics & You]♥♥   thanx to you, I love the poster so  much!!! :D

Summary : Even if I don’t know what will tomorrow brings, I still think I will fall for you…

Warning : Don’t like don’t read, just as simple as that.

—————————

Chapter 1 “Love At First Sight”

—————————

Seoul, 2011.

Sunye melangkah keluar dari apartemennya dengan senyuman di bibirnya. Entah kenapa dia memiliki firasat sesuatu yang bagus akan terjadi hari ini.


“Pagi Sun-unnie!”

Sunye tersenyum dan melambai pada Hyekyung, tetangga sebelah rumahnya yang seorang siswi sekolah dasar. “Pagi. Pergi ke sekolah ya?” Tanya Sunye lembut. Anak bernama Hyekyung itu mengangguk kepadanya dengan bersemangat lalu pergi, mereka pun berpisah.

Hari ini adalah jadwalnya Sunye mengajar di sekolah vokal tempatnya bekerja. Sunye memang bukan pengajar utama, dia hanya datang ketika diperlukan saja. Sudah satu tahun sejak Sunye memulai hidup barunya di Seoul. Selama satu tahun terakhir, Sunye berhasil mendapatkan satu pekerjaan tetap dan dua pekerjaan tambahan untuk menopang hidupnya. Sunye adalah seorang stylist. Dia bekerja di sebuah majalah fashion yang cukup terkenal di Seoul. Tapi meskipun begitu, dia membutuhkan lebih banyak uang untuk mencukupi semua kebutuhan hidupnya. Selain bekerja sebagai stylist dan pelatih vokal, Sunye adalah salah satu penyanyi di sebuah kafe, Sapphire Blue Café namanya. Dia akan menyanyi untuk para pengunjung disana setiap malam minggu dan malam jumat. Kehidupannya memang terkesan melelahkan, tapi Sunye tidak bisa mengeluh. Dia perlu uang, lagipula Sunye menikmati semua pekerjaannya, dia pun bertemu dengan begitu banyak orang baik. Apa yang perlu dia keluhkan?

Selama Sunye asyik berpikir, ternyata dia sudah sampai di depan RJ-Ent, sekolah tempatnya mengajar vokal. Sunye pun melangkah memasuki gedung dengan riang. Beberapa pegawai yang mengenalnya menyapanya dalam perjalanannya menuju ke ruangannya.

“Selamat pagi semua.” Kata Sunye begitu dia masuk ke ruangan kelasnya, beberapa muridnya yang sudah tiba lalu melambai kepadanya begitu melihatnya datang.

“Sun-nim! Aku sangat senang hari ini kamu yang mengajar!” seru Sulli, salah seorang murid perempuannya.

“Iya, Juri-nim kerjanya hanya marah-marah, aku sudah bosan melihat wajahnya yang seperti kodok itu! Lebih baik aku melihat wajah cantikmu, Sun-nim.” Kali ini Sohee yang nyeletuk, yang langsung diangguki oleh teman-temannya yang lain. Sementara Sunye hanya tertawa mendengar kata-kata murid-muridnya yang manis itu.

“Baiklah, baiklah, sambil menunggu teman kalian yang belum sampai, bagaimana kalau kita menyanyi? Lagu apa yang kalian mau?”

Soojung, Sohee, Minwoo, Jihwan, dan Jiyoung langsung rusuh saling menyerukan judul lagu yang mereka mau sampai Sunye kewalahan, tetapi akhirnya mereka sepakat untuk menyanyikan lagu STYX yang berjudul Love At First Sight. Sebenarnya akhirnya Sunye yang memilih karena murid-muridnya terlalu sibuk mempertahankan lagu pilihan mereka. Mereka pun mulai bernyanyi.

Driving past your house again
I feel the same way I did then
I get weak, just thinking about you

Sementara itu, di koridor tidak jauh dari ruangan itu, dua orang kakak beradik sedang beradu mulut.

“Hyung kamu ini bodoh! Sudah kubilang aku ingin datang cepat hari ini!” tukas Amber pada kakak laki-lakinya yang sedang berjalan di sebelahnya.

“Kamu ini, sudah kubilang aku ini Oppa bagimu! Kamu itu perempuan, bersikaplah feminin sedikit! Gara-gara kelakuanmu aku sampai lupa aku punya adik perempuan! Lagipula kamu seharusnya bersyukur aku masih mau mengantarmu, seharusnya aku sudah rehearsal sejak tadi!” seru Donghae menimpali, sambil menyentil dahi adiknya itu.

Amber menjulurkan lidahnya pada Donghae, lalu mengumpat dengan berbisik-bisik sambil terus berjalan. “Hei hei hei, jangan kira aku ini tuli tidak bisa mendengarmu memakiku. Baiklah pergi saja sendiri, aku tidak akan membantumu meminta maaf karena terlambat.”

Donghae lalu membalikkan badannya dan mulai berjalan ke arah yang berlawanan, tetapi Amber dengan sigap memegang tangannya, Donghae langsung menyeringai.

“Oppa…. jangan tinggalkan aku, bantu aku meminta maaf… ya???”

Donghae ngakak begitu mendengar adiknya yang tomboi itu memohon dengan suara yang dimanis-maniskan, dia bahkan mengedipkan matanya, “Iya iya, kumohon berhentilah mengedipkan matamu, kamu kelihatan seperti penderita rabun jauh.”

Amber manyun lagi, memukul pundak Donghae keras lalu berjalan menuju ke ruang latihannya. Dan begitu mereka sampai, dia membuka pintunya, menarik Donghae untuk masuk bersama.

It all began so easily
A look from you a glance from me
Then our eyes met like thunder & lightning

Begitu mereka masuk, yang menyambut mereka adalah suara nyanyian yang begitu indah. Mata Donghae langsung menuju ke pusat dari melodi indah itu. Di dalam ruangan itu, duduklah mahkluk tercantik yang pernah dilihatnya. Dan ketika mahkluk yang cantik itu melihat ke arahnya, dunianya serasa berhenti berputar.

You and I, strangers lost in a moment
Eye to eye
We were caught unaware of the passion inside us

Sunye langsung berhenti bernyanyi begitu mendengar suara pintu terbuka. Dia sudah siap menyapa muridnya yang baru tiba, tetapi yang muncul dari balik pintu justru sepasang mata cokelat yang begitu indah. Mata yang seakan mengajaknya masuk ke dalamnya, membuatnya melupakan semuanya sejenak.

“Sun-nim… kamu tidak membalas salamku…”

Sunye tersadar, lalu menatap Amber, dia yakin Amberlah yang bicara barusan, lalu tersenyum. “Ah, mianhae, tadi aku melamun, haha… silahkan duduk, Amber.” katanya, tanpa menatap Amber, karena Sunye yakin pemilik mata indah itu masih menatapnya tajam.

“Sun-nim, maaf ya aku terlambat… Hyungku terlalu lama bersiap-siap, jadi aku terlambat…” kata Amber lagi, “Hyung, bicaralah! Jangan bengong saja!” kali ini dia menarik ujung kaos Donghae, tetapi Donghae terlalu sibuk menatap Sunye untuk peduli. Entah kenapa Sunye jadi gugup, wajahnya memerah dan dia pun menundukkan kepalanya lagi.

“HYUNG!!!”

Donghae mengedipkan matanya, kaget. Dia lalu mendelik pada Amber, yang sedang menyeringai padanya. Tatapan mata adiknya itu seakan-akan berkata aku-tahu-apa-isi-otakmu-babo. “Cepat bantu aku minta maaf!” seru Amber, masih menyeringai.

Donghae mendelik pada adiknya sekali lagi, lalu mengalihkan pandangannya ke Sunye. “Err… namaku Donghae… aku Oppanya Amber…” katanya, sambil menggaruk-garuk kepalanya, kebiasaannya kalau sedang gugup.

Sunye mengangguk pada Donghae, tidak tahu harus menanggapi apa.

“Err… siapa namamu..?” Donghae bertanya, gugup.

Dengan suara yang sedikit bergetar Sunye menjawab, “Min Sunye…” katanya, hampir seperti berbisik karena terlalu pelan. Donghae tersenyum mendengarnya, nama yang cantik secantik bibirnya, pikirnya. Tapi lalu dia menggelengkan kepalanya, kenapa bibir sih? dasar mesum kamu, Hae! batinnya lagi, mengutuki dirinya sendiri.

“Err… kamu… kamu sudah… err sudah…” Donghae menatap Sunye gugup. Sial, ini pertama kalinya dia gugup menghadapi perempuan. Selama ini dia selalu mendapatkan pacar dengan mudah, semudah menjentikkan jari. Tapi kenapa dengan yang satu ini dia jadi mati kutu begini?! Kenapa menanyakan ‘kamu sudah punya pacar’ saja membuat lidahnya kaku begini?! Aissshh…

Sunye menunggu Donghae menyelesaikan kalimatnya, lucu juga melihat ekspresi Donghae sekarang.

“Kamu sudah punya…”

“Ya?” tanya Sunye tidak sabar.

“Kamu sudah punya pa…”

“Pa..?”

“Hyung! Hentikan! Tidak sopan sekali kamu akan bertanya pada seorang perempuan apakah dia sudah punya ‘pakaian dalam’ atau belum?!”

Semua yang ada di ruangan itu shock mendengar kalimat Amber barusan. Mereka langsung memandang Donghae dengan tatapan seakan-akan Donghae adalan spesies yang berbahaya.Tetapi Sunye menatap Donghae tertarik, benarkah itu yang akan dia tanyakan padaku? batinnya geli.

“Maaf Donghae-ssi, kelas akan segera dimulai…” kata Sunye kemudian, tersenyum pada Donghae. Donghae langsung berpamitan kepadanya, tetapi tidak sebelum berbisik, “Nanti kita akan bicara, my dear dongsaeng. Good job karena sudah mempermalukanku di hadapan mahkluk tuhan yang paling cantik.” kepada Amber.

Sejak keluar dari gedung RJ-Ent, Donghae tidak berhenti tersenyum. Wajah Sunye akan menjadi fantasi barunya mulai saat ini. Dia juga teringat lagu yang Sunye nyanyikan tadi. Love At First Sight. Mungkinkah Sunye sudah mendapatkan pertanda bahwa dia akan bertemu denganku dan jatuh cinta padaku? batinnya geli, membuatnya cekikikan sepanjang jalan. Semua orang memandangnya aneh, tapi apa pedulinya. Mereka tidak tahu dia sedang senang, mereka tidak tahu hatinya sedang melambung ke atas awan. Tanpa sadar, Donghae mengalunkan lagu Love At First Sight selama perjalanan menuju ke studio tempat band-nya akan melakukan rehearsal.

Love at first sight
I know that this can’t be happening
No, not to someone like me

Love at first sight
So rare, and so exciting
I only hope this love we found can last

I’m not a man who acts this way
But lately I can’t concentrate
And I don’t sleep, just dreaming about you

I try to reach you on the phone
But voices there say you’re not home
And my heart aches, thinking I’ve lost you

One more time, seeing your face in the moonlight
One more chance to be caught unaware
Of this passion inside us

Love at first sight
I know that this can’t be happening
No, not to someone like me

Love at first sight
It’s hard to keep your balance
Moving past the point of no return

If you need some time
To understand your feelings
If you need some time away
I’ll be waiting for you
With open arms my love

All that night
We made love in the moonlight
Eye to eye
We were so unaware of the passion inside us

Love at first sight
I know that this can’t be happening
No, not to someone like me

Love at first sight
So rare, and so exciting
I only hope this love we found can last

—————————

To be continue to chapter 2

—————————

So… mian kalau mengecewakan. Entahlah, gue bener-bener gugup nulis fanfic ini nggak tau kenapa… makasih yang udah baca+ngomen. Semoga kalian senang dan penasaran sama chapter 2-nya ya.

_Saeriminnie_

10 Komentar (+add yours?)

  1. rawr
    Jul 13, 2011 @ 00:20:37

    Ninja dataangg… Wakakakak.
    Ini unyuu banget sih onn xD
    Amber malu2in wkwk, kasian haenya..

    Ditunggu chapter 2nya xD

    Balas

  2. Aku
    Jul 13, 2011 @ 03:31:08

    bikin penasaran ih.
    ayo cepet onn bikin chapter 2 nya.udah ga sabar!!!
    SUNHAE SNHAE SUNHAE !!!

    Balas

  3. Yoon Sae-Ra
    Jul 13, 2011 @ 04:54:06

    kyaaaa love at firs sight ne ye…piwit :3
    wah amber jd dongsaeng Hae ne..kok aku ngerasa amber lbh cocok jd dongsaengnya jjong ya wkwkw #abaikan
    lanjut lanjut :3

    Balas

  4. saeriminnie
    Jul 13, 2011 @ 06:44:27

    makasi yaaaa yang udah iseng ngomen diatas… I’ll work hard for the next chapter! 😀

    Balas

  5. aini_CHUL
    Jul 14, 2011 @ 15:15:55

    Haha aduh aduh please cepetan asap! pleaseeee 😀

    Balas

  6. puchaabyzone
    Jul 15, 2011 @ 09:51:58

    annyeeoooonggggg authorrr….!!!!!

    cieeeeeeee akhirnya author bikin ep ep yang continue juga… biasanya os trs xixixixix

    ahahaaahaha ada amber….sumpah kocak abis…jadi ember bgt yah dia hahhaa…kasian ikan makpo kkkkkkk….

    yah kok cuma dikit ceritanya…padahal lagi nyari posisi pewe buat baca eh tau2 bersambung,,,next chapter panjangin lagi yah author..ceritanya yg panjaaaaaaaaaangg dan lebaaaaaarrrrrr *reader bawel nieh #mijitin author deh biar smangat nulisnya 😀

    gomawo
    _bow_

    Balas

  7. epynation
    Jul 28, 2011 @ 05:07:26

    O my God Aq ngakak sepanjang di dalam perahu gara2 si muka kodok dan pa….pa….pakaian dalam…..lol
    Dasar sohee amber….
    Good job uri saerimie….@-}–

    Balas

  8. cagalli14
    Okt 16, 2011 @ 06:37:01

    muahahah Amber kocak banget! Itu dia polos atau sengaja sih haahaha XD
    si donghae mesum mulu ah hahaha suka suka >.<

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: