My Wonder Sister [Ch.2]


Title : My Wonder Sister Chapter 2

Pairing : Sungmin-Sohee(sibling), Kyuhyun-Sungmin(bromance), Taemin-Sohee(friendship)

Genre : AU, Comedy, Drama, Fluff

Rating : PG

Summary : Kenapa aku harus selalu ada dalam perlindunganmu? Kali ini aku harus bisa melindungi diriku sendiri! Giliranku melindungimu dan menunjukkan kejantananku! (sumpah geje banget nih kalimat)

Warning : Kalo nggak suka jangan baca, kalo niat kalian baca mau ngebash juga mendingan tolong tutup aja ya site ini. Thanks.^^

——————–

Chapter 2 “Mata-mata Cantik?!”

——————–

Sungmin merasa ada yang aneh dengan adiknya. Sumpah pocong dia yakin kalau Sohee sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Kenapa Sungmin bisa sangat yakin?

Pertama, karena sejak dua hari lalu, Sohee minta menu sarapan mereka diganti, jangan nasi uduk lagi. Seorang Sohee yang biasanya ada pizza pun maunya nyantap nasi uduk, bilang dia sudah bosan makan sarapan nasi uduk selama tiga tahun berturut-turut. Mustahil kan kalo nggak ada apa-apa? Yah, sebenernya emang Sohee bosen aja, tiga tahun men?!

Kedua, Sohee selalu punya urusan akhir-akhir ini. Tiap kali pulang sekolah dia pasti pergi bawa ransel gede yang biasanya dipake Appa mereka kalo naik gunung. Dan setiap Sungmin tanya kemana tujuannya, mau ngapain, Sohee cuma jawab, “Oppa nggak perlu khawatir, masa depanmu makmur di tanganku. Leave it to me, Oppa! Adios!” dan dengan itu dia pergi, bikin Sungmin tambah binjun.

Ketiga, akhir-akhir ini Sohee sering banget telepon-teleponan sama entah siapa. Kadang-kadang dia ngobrol di telepon sambil bisik-bisik, kadang sambil nyanyi, bahkan sambil lompat dan salto pun pernah dia lakukan. Tapi tiap kali Sungmin mendekat ke lokasi, adiknya itu dengan sigap langsung mengakhiri pembicaraan dan bertingkah seolah-olah dia tidak mengenal benda yang bernama telepon. “Apa? Telepon? Cerpon maksud Oppa? Cerpon itu cerita rakyat sunda Oppa. Kenapa Oppa nanya-nanya? Mau ikut lompa baca cepon di RT kita, ya? Oke deh, nanti aku daftarin ke Pak Kimbul, RT kita yang gembul itu.” itulah yang dikatannya tiap kali Sungmin bertanya siapa yang dia telepon barusan.

“Haaaaaahhhh…..” Sungmin menghela napas dengan imut. Sebenarnya apa yang Sohee sembunyikan darinya, sih?

Tepat ketika Sungmin selesai menata meja makannya dengan sarapan pagi, Sohee keluar dari persembunyiannya kamarnya. “Pagi, Minpa!” sapanya riang. Sungmin tersenyum padanya, tertular keriangan Sohee yang jarang-jarang. “Pagi. Tumben mood-mu bagus pagi-pagi begini. Ada apa, Soso?”

Sohee mengangkat bahunya, mendudukkan diri di salah satu kursi di meja makan tempat bubur ayam dan susu stroberi terhidang siap disantap olehnya. “Cuma seneng aja. Udah ayo makan, aku laper nih!” Sungmin pun mengangguk, dan mereka makan bersama sebelum akhirnya berangkat ke sekolah.

——————–

“Yo, Taemin!”

Anak laki-laki ceking yang tadinya asyik jalan di koridor menuju ke kelasnya langsung membalikkan badannya yang ceking itu dengan gugup ketika mendengar suara cempreng nan sok itu menyebut namanya. “Soso…” ucapnya lirih.

Sohee mengangkat alis matanya sambil menyejajarkan langkahnya dengan Taemin. “Kenapa tampang lo kayak pengen boker gitu ngeliat gue?” tanya Sohee dengan tatapan curiga.

Taemin langsung menggeleng-gelengkan kepalanya dengan penuh semangat. “Nggak kok, Soso! Aku nggak pengen boker ngeliat kamu! Cuma pengen muntah aja…”

Sohee kontan melotot mendengar kalimat garing tersebut. “Author babo! Tolong jangan bikin gue malu jadi tokoh di fanfic lo yang garing ini, deh!” teriaknya brutal.

“Soso…? Kamu ngomong sama siapa, sih?”

“No, no, no one, kok. Yaudah kita ke kelas yuk, gue mau kasih tau tentang misi kita hari ini.” Taemin pun pasrah saja digiring oleh Sohee masuk ke dalam kelas mereka.

——————–

“Jadi gitu, Kyunnie…”

Kyuhyun menatap Sungmin yang baru saja selesai menceritakan dugaan-dugaannya mengenai keanehan Sohee beberapa hari terakhir. Tapi sebenarnya sejak tadi dia sibuk memperhatikan bibir Sungmin yang bergerak kesana-kemari dengan cantiknya selama dia mengoceh. Ahhh sh*t! Seandainya saja Hyung itu Noona, pasti sudah kucium dia! batin otak yadongnya.

 “Kyunnie? Kamu daritadi nggak dengerin aku, ya?!” Dan Kyuhyun pun semakin mengutuki takdirnya yang kejam melihat Sungmin memonyongkan bibirnya seperti itu. Sial, harusnya dia cepat-cepat bereaksi sebelum Sungmin mulai ngambek dan mengeluarkan kebiasaannya memonyongkan bibir. Kalau sudah begini Kyuhyun bisa-bisa hilang kendali!

“Mian mian Hyung, tadi aku sedang memikirkan sesuatu jadi…” kata Kyuhyun terbata-bata. “Hmm… menurutku, mungkin si siala- eh Sohee punya pacar, Hyung? Dia tidak mau membuatku khawatir jadi dia backstreet gitu, Hyung…” lanjutnya lagi.

Mata Sungmin yang sudah bulat makin membulat mendengarnya, “Soso punya pacar?! Backstreet? Ngapain juga dia pacaran di jalan belakang? Bukannya kita dilarang ke jalan belakang karna lagi dibangun rumah boneka, ya?”

“Hyung backstreet itu bukan pacaran di jalan belakang… tapi pacaran secara diem-diem, kayak kita gini.”

Sungmin makin cengo. “Kayak kita? Jadi maksudmu… Soso punya tetangga baru yang deket sama dia, gitu? Tapi siapa? Kalo ada tetangga baru aku pasti tahu jugalah, iya kan Kyunnie?”

Kyuhyun langsung mingkem. Nggak jarang kepolosan Sungmin membuatnya merasa ingin mati saja. Ditambah lagi… JADI SELAMA INI DI MATA SUNGMIN DIRINYA HANYALAH SEBATAS ‘TETANGGA’?!

“Lho Kyunnie? Kamu ngapain sujud di tanah? Sekarang belom waktunya solat tahajud, zuhur aja belom.”

“Aku lagi tayamum, Hyung…”

“Oh? Hyung ikutan deh, kebetulan sekarang aqua lagi mahal.”

Ah, terserah lo ajalah! batin Kyuhyun frustasi.

——————–

“Soso… aku nggak yakin bisa ngelakuin ini… kemaren-kemaren sih mending, tapi kali ini pasti ketahuan!”

“Nggak akan ketahuan kecuali lo ngaku sama mereka. Lo bener-bener cantik, Taeyeon. Iya kan Heechul Oppa?”

Orang berwajah cantik yang berdiri di samping Sohee dan dipanggil Heechul ‘Oppa’ itu mengangguk mantap. “Jelas dia terlihat cantik, karena yang terbaiklah yang menanganinya. Hohoho~ tentu saja dirikulah orangnya! Hohoho~ Dah kau Sohee, jangan panggil aku Oppa, aku ini Noona bagimu. Understand?”

Inilah tampangnya si Heechullie Noona tersebut jika kalian penasaran... ^^ Dia adalah pemilik sebuah salon kecantikan yang terkenal di kompleks rumah Sohee, langganan mamanya makanya dua orang ini kenal deket.

Sohee mengangguk, senyum yang sejenis dengan yang dimiliki Heechul terpampang di wajahnya. “Baik, Noona.” serunya angkuh. Hanya ada satu orang yang terlihat salah alamat di tengah-tengah dua ratu kegelapan ini, seseorang yang bernama Taeyeon.

“Soso… aku malu… mereka pasti langsung tahu kalo aku ini cowok!” pekik Taeyeon, atau yang sebenarnya adalah Taemin yang dipaksa menyamar menjadi cewek oleh Sohee.

“Ahh lo jadi cowok cemen banget sih! Lo tahu nggak, cowok sejati itu adalah cowok yang bisa menunjukkan sisi feminin dan jantannya dengan sempurna! Kalo lo sukses ngebantu gue dalam misi ini, itulah bukti bahwa lo telah menjadi pejantan tangguh yang sesungguhnya!”

Ketika Taemin memandangnya dengan tatapan meragukan, Sohee langsung melotot. “Kenapa? Nggak percaya lo sama gue, hah?”

“Mana ada penjantan tangguh pake rok, terus rambutnya dikuncir pake jepit rambut polkadot…” Taemin bergumam pelan sambil menunduk dan memainkan jari telunjuknya.

Sohee dan Heechul ngakak mendengarnya, “Ada nih, disini.” Jawab mereka kompak sambil menunjuk Taemin, lalu ngakak semakin membabi buta, membuat Taemin makin menangisi nasibnya yang sial harus berurusan dengan dua mahkluk iblis ini.

“Yaudalah jangan banyak cingcong, sini Tae, dengerin gue. ” Setelah yakin Taemin mendengarkan, Sohee pun melanjutkan. “Jadi tugas lo hari ini adalah, ikut kencan buta yang udah gue siapin. Nantinya bakalan ada cowok-cowok dari Hallyu Academy yang terkenal itu. Pokoknya lo harus cari tahu gimana cara mereka menarik perhatian cewek sampe-sampe cewek-cewek pada ngantri mau jadi pacar mereka!”

Taemin langsung merinding. Kali ini dia benar-benar menyesali keputusannya setuju membantu Sohee. Ini jauh lebih parah dibandingkan dengan les bahasa binatang dan menyelinap ke kamar guru olahraga sekolah. Kenapa juga dia berteman dengan Sohee sejak awal?!

“Aku nggak yakin aku bisa ngelakuin itu, Soso…” kata Taemin dengan nada yang jelas-jelas mau nangis. Tapi Sohee langsung memegang pundaknya dan menatapnya serius. “Lo pasti bisa, Tae! Lo sahabat gue, gue percaya sama lo!”

“Soso…” Mata Taemin pun makin berkaca-kaca mendengar kata-kata mutiara Sohee barusan. Jarang-jarang Sohee ngomong sesuatu yang normal dan mengharukan, biasanya kata-katanya mantra penolak keberuntungan semua sih.

“Jangan nangis, Tae… karena make-up lo bisa luntur.”

Yaps, Sohee tetaplah Sohee. Taemin langsung lemas lagi mendengar kalimatnya barusan.

——————–

Kyuhyun mengerti sekarang kenapa setiap hari selalu ada berita pembunuhan di televisi yang tidak pernah ada habisnya. Dia mengerti perasaan semua pembunuh-pembunuh tersebut, karena saat ini dia merasa sangat ingin membunuh seseorang. Tepatnya membunuh seekor monyet yang hobi pamer gusi dan joget sana-sini.

Sungmin baru saja memberikan tiket konser Justice Bimbel yang merupakan hasil usahanya mengantri selama berabad-abad, diterpa terik matahari dan sinar rembulan, juga badai pasir yang membuat matanya kelilipan, dan segala malapetaka lainnya, kepada Eunhyuk. Yaps, kepada Eunhyuk saudara-saudara. Sungmin dengan polosnya memberikan begitu saja tiket hasil keringatnya kepada si monkey king itu.

Padahal sepanjang transaksi berlangsung, Kyuhyun sudah berusaha keras mengirimkan sinyal-sinyal dan gelombang ultraviolet kepada Eunhyuk agar dia tidak menerima tiket itu. Tapi emang dasar si unyuknya terlalu babo atau sebenernya dia menyadari isyarat Kyuhyun tapi sengaja pura-pura ganteng, dia pada akhirnya menerima ajakan Sungmin untuk pergi menonton konser Justice Bimbel. Dan hal itu membuat Kyuhyun bete sepanjang hari.

“Kyuhyun Oppa!”

Kyuhyun menoleh ke asal suara dan melihat salah seorang teman sekelasnya sedang berjalan ke arahnya. Dia lalu menatap cewek itu dengan tatapan bertanya.

“Ehh… ada yang ingin kubicarakan denganmu, Oppa…” kata cewek itu. Pipinya yang chubby bersemu merah, rambutnya yang hitam panjang melayang-layang ke angkasa, boong ding.

“Lo anak sekelas gue, kan? Mau ngomong apa, sih?” tanya Kyuhyun. Suaranya terdengar sinis karena dia emang lagi bete, nih cewek ngajakin ngobrol disaat yang nggak tepat.

Cewek itu lalu mengangguk pelan, “Iya, namaku Seohyun… a-aku… mau nyatain perasaanku ke kamu, Oppa…”

Alis mata Kyuhyun terangkat, “Nyatain perasaan? Maksudnya lo mau bilang kalo selama ini lo benci sama sikap gue yang bahkan nggak tahu nama lo walaupun kita sekelas, gitu?” ucapnya, makin sinis.

Cewek bernama Seohyun itu sedikit gemetar mendengar suara Kyuhyun yang dingin, tetapi dia tetap menjawab, “Bukan begitu… justru aku ingin mengaku kalau selama ini… a-aku… menyukaimu, Oppa…”

Kyuhyun agak kaget sih mendengarnya, tapi dia harus tetep stay cool, demi menjaga jumlah fans club-nya agar nggak berkurang. “Hmm… lo bisa masak?”

Seohyun menggeleng.

“Jago beladiri?”

Seohyun menggeleng.

“Orang-orang selalu bilang lo imut?”

Seohyun menggeleng lagi.

“Lo gampang nangis? Gampang dikerjai?”

Lagi-lagi Seohyun menggeleng, dia menatap Kyuhyun dengan bingung. Kyuhyun lalu menyeringai padanya, membuat pipinya semakin bersemu merah. “Lo bukan tipe gue kalo gitu.” dan dengan itu, Kyuhyun pergi meninggalkan lokasi. Sedikitpun tidak menyadari kalau ada sepasang mata yang sejak tadi menyaksikan peristiwa tersebut dari awal hingga tamat.

“Heran, cowok yang nggak ada bagus-bagusnya begitu kenapa masih banyak aja sih yang nembak?! Cewek-cewek sekolah ini pada buta ato apa sih?! Huh!”

Sohee sedang berjalan di koridor menuju ke kantin SMA (kantin SMA lebih banyak pilihan makanannya dibanding kantin SMP yang cuma ada tahu gejrot) ketika matanya yang sipit menangkap sesosok mahkluk yang ceking, jangkung, dan berwajah pucat di  halaman tidak jauh dari koridor tempatnya berada. Ngapain tuh si Kyublai (Kyublai=Kyuhyun Jablai, panggilan sayang dari Sohee buat Kyuhyun) sama cewek? Jangan-jangan dia mau malak tuh cewek?! Berawal dari asumsi negatif tersebut, Sohee pun memutuskan untuk memata-matai Kyuhyun.

Betapa murka dia mengetahui alasan Kyuhyun dan cewek yang bernama Seohyun itu ada disana ternyata adalah karna Seohyun mau nembak dia! Nembak si Kyublai! Aaaaaaarrrggh! Cantik-cantik oon tuh cewek!!! gerutu Sohee kesal. 

Sohee pun lalu mendekati Seohyun ketika Kyuhyun sudah hilang dari peredaran. “Sunbae? Seohyun Sunbae?”

Seohyun membalikkan badannya dan melihat ke arah Sohee, tersenyum. “Kamu Sohee, kan? Adik Sungmin Sunbae?” tanyanya kalem, Sohee mengangguk. Entah kenapa Sohee jadi gugup, Seohyun dari dekat cantik banget soalnya.

“Ngg… Mianhae Sunbae, aku nggak sengaja liat dan denger semuanya… Sunbae nggak apa-apa, kan? Si Kyuhyun emang jahat orangnya! Tega bener dia nolak cewek secantik Sunbae!” kata Sohee ngoceh sendiri, Seohyun justru tertawa melihatnya.

“Nggak apa-apa, kok. Emang sayanya aja yang lancang, berani banget nembak dia. Saya udah pasti bukan tipe cewek idaman dia, dia sih cocoknya sama Miss Universe, bukan cewek biasa macem saya.”

Sohee langsung bengong. What the?!

“Miss Universe…?”

Seohyun mengangguk. “Iya, cewek yang pantes bersanding sama Kyuhyun Oppa tuh pantesnya yang cantik luar biasa, baik luar biasa, jenius kayak dia, cerdas, imut, jago dalam segala hal termasuk masak dan beladiri, ringan tangan, dan siap menolong siapa saja yang sedang kesulitan. Pokoknya cewe-cewek hebat pembela kebenaran gitu deh yang cocok sama Kyuhyun Oppa.”

Sekarang Sohee jadi jijik, emang cewek yang naksir sama orang gila pastilah otaknya sakit juga. Sekalian aja comblangin si Kyublai sama Dora The Explorer! Sama si Buts aja sekalian! Cuih.

 ——————–

Balik lagi ke rencana Sohee dan Taemin, dibantu Heechul ‘Noona’. Berhubung kencan ganda yang kemaren gagal total karena mereka salah ruangan, (Taemin malah masuk ke ruangan yang isinya anak-anak dari SMASH Academy dan hampir disodomi disana) hari ini, Sohee terpaksa ikut demi keamanan Taemin, juga untuk memastikan tidak akan terjadi lagi kebodohan yang bodoh seperti kemarin. 

“Ternyata memang gue harus turun tangan, cih.” Sohee bergumam kesal, Taemin hanya manyun menatapnya. Mereka bertiga sekarang berada di sebuah restoran yang tidak jauh letaknya dari Rumah Bernyanyi tempat misi kencan buta akan dilaksanakan.

Mereka berdua sekarang sudah siap dengan balutan busana muslim seragam super cute, dan make-up tipis ala anak SMA jaman sekarang yang suka nongkrong-nongkrong di mall. Hari ini, Taemin lagi-lagi akan menghabiskan sisa hidupnya sebagai Taeyeon.

“Sohee, Taeyeon, hari ini akan ada mata-mata cantik yang lain yang akan menemani kalian. Nama mereka Luna dan Victoria. Mereka ikutan kencan buta ini untuk menyelidiki apakah benar pacar mereka masih suka ikut kencan buta,” kata Heechul, tapi kata-katanya barusan membuat suasana menegang. “Tenang aja, mereka ada di pihak kita kok, bukan musuh.” lanjutnya, Sohee dan Taemin pun menghela napas lega.

“Oke, kalau begitu, dalam hitungan ketiga, burung terbang dari sangkarnya ya.” kata Heechul lagi, diangguki Sohee dan Taemin. “1… 2… 3!!!” Sohee langsung melesat keluar dari restoran begitu mendengar angka ‘3’ disebut, tetapi Taemin diam di tempat, malah sibuk mencari sesuatu di langit-langit restoran.

“Ngapain lo masih disini, Taeyeon?” tanya Heechul heran. ‘Taeyeon’ melihat ke arahnya dengan tatapan bingung, “Aku lagi nyari burung yang keluar dari sangkarnya.” jawabnya polos. Heechul langsung ngakak. Tapi beberapa saat kemudian, muncullah Sohee yang ngos-ngosan. “Ah harusnya dari awal gue pasang rantai di leher lo biar bisa gue tarik-tarik! Udah ayo jalan!” katanya, lalu menyeret Taemin dengan paksa keluar dari resto tersebut, meninggalkan Heechul yang sibuk ngakak seakan tak ada hari esok.

Yak, sudah empat hari ini ‘Taeyeon’ dan Sohee aktif menjadi anak gaul kompleks. Semua ini berawal dari impian Sohee yang ingin membuat Sungmin menjadi lelaki jantan, jadi dia mengajak Taemin untuk menyelidiki cowok-cowok seperti apa yang sebenarnya disukai cewek-cewek, juga bagaimana cara cowok-cowok menarik perhatian yang mereka suka. Sejauh ini, info yang berhasil mereka kumpulkan hanyalah cewek-cewek nggak suka dengan cowok yang pertama, kalo ngajak keluar selalu ngutang, kedua, cowok-cowok yang terlalu mencintai bau badan mereka alias nggak pernah mandi.

Taeyeon merasa bangga karena berhasil mendapatkan info tersebut, tapi balasan dari Sohee hanyalah jitakan, cubitan, dan caci maki sepanjang masa. “Pokoknya hari ini kita harus berhasil mengumpulkan info sebanyak-banyaknya, Tae!” Melihat Taeyeon mengangguk, mereka berdua pun memasuki Rumah Bernyanyi Inul Vista, tempat janjian kencan buta hari itu.

“Lho? Sohee…?”

Sohee dan Taemin berhenti di tempat. Suara ini… Sial jangan sampe mereka ketahuan bahkan sebelum rencana dimulai!

——————–

To Be Continue to Chapter 3

——————–

Chapter yang benar-benar gaje dan SANGAT TIDAK LUCU. I know, I know it, nggak perlu teriak-teriak gitu protesnya. Maaf, gue menulis ini sambil kelaparan, jadi ya hasilnya jelek, hmm memang fanfic gue tidak pernah ada yang bagus gue tahu, hiks… okelah hentikan! Thanks banget ya yang udah baca, apalagi ngomen, MANY MANY KAMSAH!

Oh iya, ini pertama kalinya gue mengingatkan ini dan semoga ini yang terakhir kali, tolong jangan jadi pagiator ya… gue sedih banget membaca sebuah fanfic yang ceritanya sama persis kayak salah satu fanfic gue… ya Allah… fanfic gue ini udah jelek, amatir, masih ada lagi yang ngejiplak… hiks…

Udahlah sekian dulu dari gue, thanks again! Tolong nantikan karya gue selanjutnya yaaaaaaaaa!

_Saeriminnie_ 

13 Komentar (+add yours?)

  1. Aini _chullie
    Jun 23, 2011 @ 05:27:33

    hahahaha ah shit man kenapa kejadian dalam hidup mereka seperti kehidupan keluarga si doel? sangat rusuh wkwk hmmm good sis! still kocak. nah kali ini saran gw sangat bermanfaat, gw jadi mampu membayangkan karakter mereka satu per satu terutama taemin, si pemeran terpenting itu wkwk harusnya lo masukin kyuhyun lagi sujud di tanah, gw pipis di celana pasti (?)
    GOOD JOB SIS! Fighting for the next chapter!!!!

    Balas

  2. ananda
    Jun 23, 2011 @ 12:19:03

    sumfeh sis kocak bgt, pke da smash academy pula. ertahankan kekocakanmu. ch 3 ditunggu.

    Balas

  3. Aini _chullie
    Jun 24, 2011 @ 13:02:33

    wkwk nanda ampe salah nulis gitcu saking girangnya ada kyuhyun (?)

    Balas

  4. nizaura ELF
    Jun 25, 2011 @ 09:45:29

    astagaaaaa taemin…cantik sekali drmu aarrrgghhh >o< #tereakgaje #kalahsaing
    dan kamu cho kyuhyun..berani kau menodai bibir suamiku umin…awas lu ya..!!
    #apadeh
    cepet dilanjut ya~ ppali~ #maksa
    oh ia ne uda jd posternya

    kalau kurang lebay kurang bagus ya dibakar diblender diapakan aja boleh deh T^T

    Balas

    • saeriminnie
      Jun 25, 2011 @ 15:58:13

      YA AMPUUUUN!!!! CEPAT SEKALI JADINYA! XDDDD
      LUCU BANGEEEET!! MUKA SOHEE, SUNGMIN, TAEMIN, SAMA KYU DAPET BANGET!!! XDDDD
      NIZA, YOU’RE SO GORGEOUS!!! XDDD
      ya ampyuuun yg begini mana mungkin dibakar diblender sih, ini mah disayang!!! XDDD
      duh seneng bangets, sebagai gantinya besok mws akan di-update double chapter sekaligus! ditunggu yaaa! XDDD

      Balas

  5. epynation
    Jul 28, 2011 @ 06:43:28

    Saya sakit perut membaca cerita ini……daebak…..<3

    Balas

  6. leehaerin
    Agu 18, 2011 @ 05:19:53

    daebak bgt!!! lanjutt….. gue ngakak abis.. sumpah deh… mana i kos sendiri laghiii.. hohohoho

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: