This BeautyFool [HyukMi Fic] Ch.2


Title : This BeautyFool [Chapter 2]

Pairing : Lee Hyukjae/Eunhyuk (SJ) & Lee Sunmi (WG)

Genre : Comedy, Fluff, Romance

Summary : Orang bilang jatuh cinta membuat anak perempuan jadi cantik, tapi kenapa saat jatuh cinta aku justru jadi tambah bodoh?!

A/N :  Walau tak ada seorangpun yang membaca fanfic ini, gue akan terus menulis. gila, wise banget nggak sih gue?! wakaka. Okelah, semoga chappy 2 ini memuaskan! 😀

Warning : Kalo nggak suka pasangan satu ini jangan baca karena gue nggak suka ada yang ngebash disini! thanks.

Well, selamat membaca! (^__^)

– – – – – –

“Aku jatuh cinta padanya…”

– – – – – –

Sunmi menghela napas. Sohee yang berada di sebelahnya memutar matanya meihat kelakuan sahabatnya itu. “Kamu ini…” serunya, jari telunjuknya menunjuk Sunmi yang sedang menyandarkan kepalanya di atas meja. “Kamu membuatku gerah! Tingkahmu itu seperti mayat hidup tahu tidak?!”

Tapi Sunmi malah menghela napas dan tetap mempertahankan state of shock-nya, seruan Sohee barusan sama sekali tidak digubris. Hal itu membuat Sohee ikut-ikutan menghela napas frustasi.

“Mimi…”

“Hmm..?”

“Kamu bilang kamu jatuh cinta, kan?”

“Hmm…”

“Lalu kenapa akhir-akhir ini kamu malah jadi murung?”

Tapi Sunmi lagi-lagi hanya menghela napas, membuat Sohee habis kesabaran. “Oke, fine! Terus saja begitu! Terserahlah, aku nggak mau tahu lagi!” Dengan itu dia bangkit dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan Sunmi yang sama sekali tidak sanggup berkata-kata melihat kelakuan sahabatnya yang sangat random itu.

“Soso, mianhae… bukannya aku nggak mau cerita, tapi aku malu ceritain semua kebodohanku ke kamu…” celetuk Sunmi sedih, sambil menatap punggung sahabatnya yang perlahan-lahan menghilang ditelan keramaian kantin.

Sunmi sudah mengerti kalau dia jatuh cinta pada Eunhyuk. Yaps, cinta. C-I-N-T-A. CINTA. Karena itu dia mencoba segala cara agar Eunhyuk bisa membalas perasaannya, atau paling tidak, membuat Eunhyuk menyadari perasaannya terlebih dahulu. Tapi entah kenapa, hari demi hari, dia justru membuat dirinya tampak semakin bodoh di depan pangerannya itu.

Flashback…

keesokan hari setelah peristiwa aku-jatuh-cinta-padanya… 

Sunmi melirik handuk dan air putih di tangannya dan lapangan tempat anggota klub sepak bola sedang melakukan latihan pagi bergantian. Hari ini, dia berniat untuk mulai memperjuangkan cintanya!

Pokoknya aku harus bisa bikin my prince Eunhyuk Oppa pake handuk pemberianku dan minum minuman pemberianku ini! Mimi hwaiting!

Sunmi pun menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencananya. Akhirnya setelah beberapa menit, klub sepak bola pun mendapatkan waktu istirahat. Sunmi pun keluar dari tempat persembunyiannya (seperti biasa di balik semak-semak) dan mulai berjalan mendekati target.

Dilihatnya Eunhyuk dan pasangan homo sahabatnya Donghae langsung tidur-tiduran di atas rumput begitu pelatih mereka mengumumkan bahwa sekarang waktunya istirahat.

Sunmi berjalan dengan perlahan tapi pasti ke arah mereka. Semakin dekat jaraknya dengan pangerannya, semakin heboh dangdutan dalam jantungnya. Ayo Mimi kamu pasti bisa!

Dan akhirnya ketika jaraknya hanya tersisa satu meter lagi, “Eunhyuk Oppa, Ini ak-“

“Hyukkie! Hae! Ini minuman dan handuk kalian!”

Sunmi membeku menyaksikan peristiwa barusan. Kenapa di detik-detik terakhir keberhasilan rencananya cewek ini muncul sih?!

Sunmi menatap tiga orang di hadapannya yang sedang asyik tertawa dan sama sekali tidak menyadari keberadaannya itu. Eunhyuk, Donghae, dan Yoona. Yoona itu menejer klub sepak bola. Cantik, baik, kaya, semua yang diinginkan seorang cewek ada padanya. Dan sialnya, ada gosip yang beredar kalo Yoona sedang mengincar salah satu diantara Eunhyuk dan Donghae. Sunmi berharap sih Donghae yang dia incar, tetapi akhir-akhir ini Yoona justru sangat sering terlihat berjalan bersama Eunhyuk.

Sunmi menatap handuk dan minuman di tangannya yang sepertinya akan menjadi sia-sia. Dia pun memutuskan untuk membalikkan badannya dan berjalan menjauhi lapangan, toh ada disitu pun percuma, malah hanya menambah parno dan rasa pesimis dalam dirinya saja. Tapi ketika dia baru berjalan dua langkah, sebuah suara menyapanya,

“Choco-ssi?”

Sunmi terpaku di tempatnya. Apa barusan benar suara my prince yang kudengar ataukah hanya ilusi belaka?

“Hey, Choco-ssi!” kali ini suara itu dibarengi dengan sentuhan di pundaknya, membuat Sunmi yakin kalau barusan Eunhyuk memang memanggilnya. Dia pun membalikkan badan dengan riang.

“Sunbae!” pekiknya.

Eunhyuk tersenyum kepadanya, “Sedang apa kamu disini, Choco-ssi? Mencari seseorang?” tanyanya, menatap Sunmi penasaran, matanya melirik ke arah handuk dan botol yang ada di tangan Sunmi.

Sunmi langsung mengutuki kebodohannya. Sekarang apa yang sebaiknya dia katakan?

“Ngg… aku… ngg…”

Melihat Eunhyuk menanti jawabannya, Sunmi bertambah panik. Untunglah di saat yang tepat matanya menangkap siluet seseorang. “Ah! Jaebum Oppa! Oppaaaaaa!”

Jaebum adalah kakak Sohee yang juga anggota klub sepak bola. Mendengar namanya dipanggil, cowok kuntet bermuka alien ini pun datang menghampiri. “Mimi, ada apa?” tanyanya heran.

Sunmi tersenyum pada Eunhyuk lalu berkata, “Orang yang kucari sudah ketemu, aku duluan ya, Oppa. Permisi.” lalu menarik Jaebum menjauhi tempat itu.

“Mimi, ada apa?”

Sunmi pun melemparkan handuk dan minuman yang dibawanya kepada Jaebum. “Buatmu, Oppa.” katanya lemas.

Jaebum, walaupun heran karena ini pertama kalinya dia mendapat perlakuan istimewa dari Sunmi senang saja karena kebetulan dia memang sedang haus. Tapi begitu dia meminumnya… Bluuurp!

“Ihh Oppa jorok banget sih! Kalo minum nggak perlu main sembur-semburan gitu kali!” seru Sunmi kaget sekaligus kesal.

Jaebum pun menumpahkan semua minuman yang barusan diteguknya, lalu mengelap mulutnya. “Ini minuman apaan sih yang kamu kasih?! Asinnya banget banget tahu!” balas Jaebum nggak kalah kesal.

Sunmi kaget setengah mati mendengarnya. Dia lalu memutar ingatannya, tadi pagi waktu dia membuat jus itu… karena ini pertama kalinya dia berkreasi di dapur, dia tidak bisa membedakan yang mana gula yang mana garam. Berarti, yang dia masukkan tadi pagi adalah…

“Garam ya…”

“Heh Mimi? Kamu kenapa sih?”

Seulas senyum lalu terbentuk di wajah Sunmi. Matanya lalu menatap Jaebum dengan bersinar-sinar. “Oppa! Syukurlah aku tidak jadi memberikan minuman itu padanya!” pekiknya girang, lalu melompat ke pelukan Jaebum. “Yaay! Yaaaay! Hooraaay! Yippieeeeeee~”

Jaebum yang bingung hanya pasrah saja tubuhnya dipermainkan oleh Sunmi, dia hanya berdoa kupingnya tidak berubah tuli karena mendengar semua teriakan Sunmi. Mereka berdua pun asyik saja, tidak menyadari sepasang mata yang sejak tadi memperhatikan mereka.

– – – – – –

Usaha kedua Sunmi untuk menarik perhatian Eunhyuk dimulai pada keesokan harinya!

Orang bilang, cara terbaik untuk menyenangkan pasanganmu adalah lewat perutnya, kan? Hahaha, Sunmi pun membuatkan bekal makan siang untuk Eunhyuk. Eits jangan salah paham, kali ini masakan buatannya sudah pasti enak karena dia belajar dari ahlinya.

Sunmi telah memaksa tetangga sebelah rumahnya yang pelajar di sebuah Culinary Institute untuk mengajarinya membuat makanan yang lezat. Melihat Sunmi yang memohon sedemikian rupa, Ryeowook (nama tetangganya itu) pun bersedia. Akhirnya setelah tiga belas kali gagal, Sunmi pun berhasil membuat masakan yang rasanya menyerupai makanan manusia.

Dan sekarang, disinilah dia. Berdiri di koridor di depan ruang kelas pangerannya.

Dia sedang mengatur napasnya ketika dia mendengar suara yang begitu dikaguminya, “Choco-ssi?”

“Hiiik~!” pekik Sunmi kaget. Kenapa sih pangerannya ini senang sekali muncul tiba-tiba?! Plis deh, fanfic ini genre-nya bukan horror, kan?! Batinnya agak kesal.

“Sedang apa disini, Choco-ssi? Ada perlu dengan anak kelasku?” tanya Eunhyuk lagi, Sunmi melihat Donghae berdiri di belakangnya, memperhatikannya dengan tatapan curiga. Sunmi pun panik seketika. Dia lalu menyodorkan kotak makan yang dibawanya kepada Eunhyuk dengan gugup sambil menunduk.

Eunhyuk menatap Sunmi dan kotak itu bergantian dengan bingung. “Ini untukku?” tanyanya, entah kenapa senyum di wajahnya melebar. Sunmi mengangguk pelan, dia semakin gugup, ditambah lagi Donghae menatapnya dengan tatapan yang seakan meneriakkan I-know-you-so-well juga tidak membantu.

“Kubuka boleh tidak?” tanya Eunhyuk lagi. Sunmi pun lagi-lagi hanya mengangguk pasrah. Dia terlalu sibuk menenangkan hatinya sampai-sampai tidak menyadari kalau Eunhyuk sudah membuka kotak makanan darinya dan sekaran dia dan Donghae sedang cengo memandangi kotak tersebut.

“Anu, Choco-ssi…”

“Ya…?”

“Kotak ini memang kosong, atau…?”

“Iya, memang ko-” Sunmi kontan mengangkat kepalanya dan menatap Eunhyuk dengan pandangan horror. “KOSONG?!” serunya tidak percaya. Matanya lalu melirik kotak di tangan Eunhyuk yang ternyata memang… KOSONG. SIAL, BETAPA BODOH DIRINYA!!! APA DIA SEBODOH INI SAMPAI LUPA MEMASUKKAN MAKANANNYA KE DALAM KOTAK?! SIAL! SIAL! SIAL!

“Choco-ssi?”

Sunmi pun dengan cepat menyambar kotak makanan kosong itu dari tangan Eunhyuk, menunduk, lalu berlari sekuat tenaga meninggalkan tempat itu. Eunhyuk hanya bisa cengo melihatnya, sementara Donghae sedang tertawa terbahak-bahak menyaksikan kejadian barusan.

Sementara itu, Sunmi masih terus berlari dan berlari seakan menggantungkan hidupnya pada pelariannya. Dia baru berhenti ketika sampai di depan rumahnya. Sunmi pun membuka pintu rumahnya dengan lemas.

Sungmin, Unnie-nya Sunmi yang kebetulan hari itu tidak ada kuliah kaget melihat adiknya ada di rumah pada jam sekolah. “Lho, Mimi? Kok sudah pulang?” tanyanya, mendekati adiknya. Sungmin semakin bingung ketika Sunmi langsung memeluknya dan menangis dalam pelukannya.

Hari itu, Sunmi menceritakan semua kejadiannya yang dialaminya beberapa hari ini kepada Sungmin. Dan dia memutuskan untuk akhirnya menyerah mengejar cinta pangerannya. Setelah capek menangis dan bercerita panjang lebar, Sunmi pun tertidur. Sorenya, Sohee datang mengantarkan tasnya yang dia tinggalkan di sekolah.

End of flashback.

Sunmi hanya bisa mengutuki kebodohannya jika dia mengingat-ngingat semua peristiwa beberapa hari terakhir. Dia memang sering dengar kalau hanya sedikit orang beruntung saja yang berkesempatan dicintai balik oleh orang yang mereka cintai, tetapi rasanya sangat menyedihkan mengetahui dia bukan bagian dari sedikit orang beruntung itu. Cinta pertamanya justru tidak berakhir dengan baik walaupun berawal dengan indah.

“Haaaaah… tapi aku tidak menyesal kok memilih dia sebagai cinta pertamaku…”ucapnya lirih, di bibirnya terbentuk sebuah senyum pahit.

“Siapa cinta pertamamu?”

Sunmi merinding mendengar suara yang dihapalnya dengan sangat baik ini. “Eunhyuk Sunbae…”

“Siapa cinta pertamamu, Choco-ssi? Apakah orang itu aku?”

Mata Sunmi yang pada dasarnya sudah lebar semakin melebar mendengar perkataan Eunhyuk barusan. Apa maksudnya sih? batinnya dalam hati.

“Kamu diam berarti benar atau salah?” tanya Eunhyuk lagi. Tetapi Sunmi terlalu terpaku dengan pangeran di hadapannya ini untuk memaksa otaknya menjawab pertanyaan.

“Tapi aku tidak peduli, toh siapapun cinta pertamamu, aku akan merebutmu darinya!” 

Kalau kata-kata Eunhyuk sedari tadi membuatnya terpaku, yang barusan berhasil membuatnya lupa bagaimana caranya bernapas. Yaps, Sunmi pingsan di lokasi.

– – – – – – 

TBC 

– – – – – –

Akhirnya tinggal 1 part lagi dan selesailah fic geje ini. Fiuhhh… maaf kalo banyak kalimat yang rancu en salah ketik disana-sini ya, maklum rocker juga manusia. Sebagimana cuap-cuap guw di fic yang lain, gue mengucapkan BANYAK-BANYAK TERIMA KASIH kepada semua yang sudi baca, apalagi yang iseng ngomen. MANY MANY KAMSAH! Jangan kapok mampir ke blog geje ini yaaaaaa! That’s all, THANKS AGAIN! MWAH!

_Saeriminnie_ 

10 Komentar (+add yours?)

  1. Aini Bestari
    Jun 20, 2011 @ 02:43:02

    aaaahh like this. please cepetan ya episode terakhrnya. kalo perlu, tambahkan foto mereka dalam 1 lokasi, kalo perlu foto rekayasa kk hwaiting sis!!!

    Balas

  2. shin min kyung
    Jun 20, 2011 @ 14:28:46

    makasih ya sis dah ngepost ch 2.
    saranghae siiiis!

    Balas

  3. Aini _chullie
    Jun 24, 2011 @ 13:09:52

    wakaka lo beruntung nda tanpa paksaan, ga seperti gw yg babk belur di seret utk membaca ini. ahhh no no canda sis (apa sih)
    cama-cama sis. lanjutkan!

    Balas

  4. nizaura ELF
    Jun 27, 2011 @ 05:32:49

    Wow wow like this 😮
    #bingungmaukomenapa -__-
    lanjut lanjut lanjut

    Balas

  5. epynation
    Jul 28, 2011 @ 09:55:26

    Sunmi mimi jjang…..saerim jjang…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: