Beautiful Farewell [SHINee&YOU Fic]


Title : Beautiful Farewell

Casts : Lee Jinki/Onew (SHINee), Lee Taemin (SHINee), Shin Minjung as YOU

Genre : AU, Angst, Romance

Rating : G

Summary : Walaupun menyakitkan, ini adalah perpisahan yang indah…

A/N : Diceritakan berdasarkan sudut pandangmu. Baca sambil dengerin lagu f(x) yang judulnya ‘Beautiful Goodbye’ bakalan nambah mood, so enjoy!

———————

The sun was very beautiful
In my memory on a particular day
In front of the school gates
You waited for me,

Aku menatap jam di tanganku dengan gundah. Kenapa waktu berjalan begitu lama ketika aku sedang menantikan sesuatu, sih? Huh.

Aku mengintip ke lapangan melalui jendela kelasku, dan aku tersenyum melihat seseorang yang amat kusayangi disana. Hihi, Taemin sangat lucu ketika berolahraga, padahal dia lemah di semua olahraga, tapi usaha kerasnya itu membuatnya terlihat sangat menggemaskan! batinku geli, tanpa sadar melupakan kegondokanku akan penantian panjang waktu pulang yang tak kunjung datang.

Aku pun akhirnya menghabiskan sisa jam pelajaran memperhatikan Taemin berusaha sekuat tenaganya merebut bola, yang tentu saja tidak pernah berhasil melihat lawan mainnya adalah Minho, ace klub sepak bola di sekolah kami. Tapi melihat wajahnya yang ceria dan tawanya ketika dia terjatuh, aku tahu Taemin sedang menikmati kegagalannya. Lagipula usahanya itu membuatnya semakin lucu, haha.

Beberapa menit setelah aku melihatnya bermain, Taemin memergoki aku. Dia lalu tersenyum dan melambai ke arahku. Aku membalas senyumnya, ahh keceriaan Taemin itu benar-benar menular… batinku, sambil melambai ke arahnya, tidak sadar kalau seseorang sedang menuju ke arahku dengan kesal.

“SHIN MINJUNG!”

Uh oh…

“Err… Jung-sam…” ucapku lirih. Aku menunduk setelah melihat wajah murka guru Matematika-ku ini. Sial, kenapa aku tadi pake melambai segala, sih?! Babo!

“Kalau kamu tidak ingin mengikuti pelajaranku, kamu boleh keluar. Saya tidak mau tingkahmu mengganggu yang lain, Minjungssi.”

Aku menelan ludahku dengan gugup sebelum berbicara, “Ngg… maafkan aku Jung-sam, aku janji tidak akan mengulanginya lagi…” ucapku gugup.

Wajah Jung-sam yang masih murka memperlihatkan kalau dia tidak mempercayai aku, membuat keringatku membasahi poni dan dahiku. Tetapi untunglah, sepertinya Tuhan masih sangat menyayangiku karena tepat ketika Jung-sam akan membuka mulutnya yang aku yakin untuk melanjutkan ceramahnya, bel tanda waktu sekolah telah selesai berbunyi.

Jung-sam lalu menghela napas, dia menatapku tajam sebelum berbicara, “Kali ini aku melepaskanmu, Minjungssi. Ingat, lain kali kamu berlaku tidak sopan seperti ini, dengan kekuatan datang bulan aku akan menghukummu!” Aku pun mengangguk padanya.

Thanks God, hahah. Batinku lega. Aku pun segera membereskan barang-barangku dengan penuh semangat, secara akhirnya waktu yang kunantikan tiba juga!

Setelah mengucapkan selamat tinggal pada teman-teman sekelasku, aku berlari menuju ke gerbang sekolah. Tempat orang yang paling kucintai sedang menungguku.

Dan benar saja, orang itu sedang berdiri bersandar pada gerbang sekolahku dengan tampannya. Padahal aku hanya bisa melihat punggungnya saja dari sini, tapi bahkan hanya dari punggungny pun terlihat kalau dia memang lelaki yang sangat keren! Aku juga tidak heran melihat anak-anak perempuan yang melihatnya terkikik malu-malu. But, back off girls! He’s mine!

“Jinki Oppa!” panggilku, sembari berlari menghampirinya. Mendengar suaraku, dia pun membalikkan badannya dan tersenyum. Senyum yang paling kusuka. “Minjung-ah…” serunya.

Aku lalu memeluk lengannya, “Oppa sudah lama disini?” tanyaku dengan suara paling manis yang bisa kukeluarkan. Kami berjalan menuju mobil Jinki Oppa dengan santai, dan diam-diam aku menikmati tatapan cemburu yang diberikan teman-teman sekolahku ketika melihat kedekatan kami.

I thoughtlessly passed by you
Now I want to be closer and closer

Neo gateun saram tto ops-‘

“Yes? Jinki speaking. Oh hey Jess baby, I’m on my way to Minjung’s house. Oh, tonight? That’s okay with me. Bye, love you, baby.” 

Mood-ku sekejap hancur mendengar percakapan barusan. Okay, maafkan aku karena tadi diatas aku sempat menyebut lelaki luar biasa ini sebagai milikku… sebenarnya, dia hanyalah tetangga super baik hati yang sudah seperti kakakku sendiri. Dan kenyataan terburuknya adalah, dia sudah bertunangan. Dengan seorang bule bernama Jessica yang menyerupai barbie hidup.

“Minjung-ah? Kenapa diam? Biasanya banyak sekali yang ingin kamu ceritakan.” kudengar Jinki Oppa bicara, tapi hatiku terlalu sakit untuk memaksa mulutku menjawabnya. Lebih baik aku diam saja.

“Minjung-ah?” 

Aku tetap saja diam sambil menundukkan kepalaku, mood-ku untuk mengobrol dengannya sudah hilang sejak dia menyebut nama perempuan sialan itu tadi. Aaaahh cintaku ini membuatku menjadi orang jahat! Mianhae Jessica Unnie, kalau saja kamu bukan tunangan Jinki Oppa, aku pasti tidak akan membencimu…

“Sepertinya dia sudah tidur… padahal ada hal penting yang ingin kukatakan padanya…”

Baguslah dia mengira aku tidur, lagipula aku punya firasat yang sangat tidak enak mengenai hal penting yang akan dikatakannya kepadaku. Dan aku takut sekali saja aku membuka mulutku, aku akan menumpahkan semua perasaan yang selama ini kusimpan kepadanya.

As if I swallowed something sharp
The memory that I can’t forget
I unknowingly find myself choking
My tears form, dripping, My love

Kupikir, selama ini aku sudah cukup mempersiapkan diri akan datangnya hari ini. Kupikir, selama ini air mataku sudah cukup banyak terjatuh. Kupikir, aku sudah siap menghadapi apapun yang akan kulihat jika hari ini datang. Tapi ternyata semua pikiranku itu salah. Aku tidak akan pernah siap.

Melihatmu berdiri berdampingan dengan seseorang, berjanji akan mendampinginya sampai akhir hidupmu, melihatmu menatapnya dengan tatapan penuh cinta yang dalam mimpi pun tak pernah kau berikan padaku, melihatmu menciumnya dengan lembut, memeluknya seakan dia adalah harta karun paling berharga dalam hidupmu…

Beritahu aku bagaimana mungkin hatiku tidak hancur berkeping-keping? Aku bahkan salut karena aku masih bisa memaksa bibirku untuk tersenyum, memaksa diriku untuk berpura-pura bahagia karena pernikahanmu. Tapi sekuat apapun aku memaksa hatiku untuk merelakanmu bersama degan orang lain, melepaskan cinta ini, aku tidak bisa.

Seandainya saja, kamu tidak terlahir tujuh tahun lebih dulu daripada aku, apakah kamu akan memilihku?

Apakah jika itu terjadi, akulah yang sekarang akan berdiri berdampingan denganmu? Tersenyum dalam pelukanmu dan menerima cintamu?

Before I knew you,
If someone else knew,
If you weren’t the first one
Throw me away first
If we had shared love
But a Beautiful Goodbye

“Minjung-ah…”

Aku menatap Taemin dengan lesu. Sudah beberapa hari ini aku selalu tidak bersemangat, tepatnya sejak pernikahan Jinki Oppa. Aku lalu mendekatkan tanganku ke wajahnya, kusentuh kedua pipinya. 

“Tae… kamu memiliki mata yang sayu dan bulat sedangkan matanya sipit, rambutmu merah, sedangkan dia hitam, kamu pandai menari sedangkan tariannya selalu terlihat canggung, tubuhmu sangat kurus sedangkan dia sedikit berisi, suaramu saat bernyanyi sedikit goyang sedangkan dia sangat lembut, kakim-“

“STOP!”

Aku menatapnya shock, ini pertama kalinya Taemin berteriak kepadaku. “Tae…?”

Taemin menghela napas panjang. “Aku bukan Hyung, kami adalah dua orang yang berbeda, Noona. Terang saja kalau memiliki banyak perbedaan…” katanya, sorot matanya menunjukkan rasa terluka dan kekecewaan. Betapa bodoh diriku, menyakiti anak sebaik ini karena rasa patah hatiku yang egois. 

“Maafkan aku, Tae… aku, aku mencintai Hyungmu… Noona sangat mencintainya…”

Dan kata-kata itu, adalah tembok terakhir yang akhirnya runtuh, membuatku menumpahkan semua rasa sakit yang kurasakan selama ini kepada Taemin.

“Noona… apakah jika aku terlahir tiga tahun lebih dulu, Noona akan lebih memilihku ketimbang dengan Hyung?”

Aku mengedipkan mataku sekejap, jujur aku benar-benar tidak menyangka akan keluar kata-kata seperti itu dari mulutnya. Tapi entah kenapa, aku merasa seperti melihat diriku di dalam dirinya. Aku melihat cinta dalam sorot matanya. 

“Mungkin saja.” jawabku kalem, tersenyum padanya. Dan hari itulah pertama kalinya aku melihat Taemin sebagai seorang laki-laki, bukan lagi adik yang harus selalu kuperhatikan.

Ketika kamu merasakan cinta, biarkan perasaan itu membimbingmu, tetapi jangan biarkan cinta memimpinmu. Biarkan dia membantumu memilih orang yang paling tepat yang bisa membuat hidupmu bahagia sampai maut memisahkan. Jika kamu mencintai seseorang, tidak peduli orang itu jauh lebih tua ataupun jauh lebih muda, akuilah perasaanmu itu, karena dengan mengakuinya, hidupmu akan terasa jauh lebih ringan. Usia bukan masalah, asalkan kamu mencintainya, dan dia mencintaimu, semua pasti akan baik-baik saja.

Jinki Oppa…

Terima kasih banyak karena kamu memberikanku pengalaman cinta pertama yang terindah. Senyummu, kehangatan tanganmu, dan semua kata-katamu padaku tak akan pernah kulupakan sampai kapanpun. Akan kukenang sebagai kenangan terindah. Meskipun kisah kita tidak berakhir dengan baik, aku tetap berterima kasih karena berkat dirimu, aku bisa menulis cerita cinta yang baru dengan orang yang tepat bagiku.

“Minjung-ah!”

Aku tersenyum menatap laki-laki yang paling aku cintai itu. Aku tidak menyangka sekarang tubunhnya sudah menjadi jauh lebih tinggi dariku. Suaranya pun sudah berubah. Aku benar-benar merasa aneh jika mengingat dia adalah anak kecil cengeng yang selalu mengekoriku kemanapun aku pergi.

“Minjung-ah!”

“Iya iya, Tae! Aku kesana sekarang!”

I secretly really miss you
I was far away when I found you that day
I only looked at you
Breathless, my tears fall
You are going away
But a Beautiful Goodbye

But a Beautiful Goodbye
But a Beautiful Goodbye
Because it’s you I’ll miss you more
Even if my heart hurts
But a Beautiful Goodbye

———————

Yak ini adalah FF rikuesan dari A.N.A yang gue kerjakan selama 2 jam! Entahlah apakah ini memuaskan atau tidak, gue harap sih iya wkwk. Mian kalo banyak salah ketik and kalimat rancu, maklum cantik pemula. Okay enjoy! Tidak lupa THANKS BUAT YANG SUDI MAMPIR, APALAGI NGOMEN! MANY MANY KAMSAH!

_Saeriminnie_ 

4 Komentar (+add yours?)

  1. Minjung
    Jun 19, 2011 @ 13:55:20

    Daebak! Aku yang pertama komen hahahaaa. He aku tuh paling ga suka sm OnSica couple tau! Jahatnya kamu pake masukin nama jessica kesitu -_-
    Btw, FF nya bagus 😀
    Aku suka akhirnya MinJung sm Taeminnie, daebak! Onew ga dapet Taemin juga boyeeeh XD
    Tunggu FF aku ya! Gamsahamnida~

    Balas

  2. saeriminnie
    Jun 19, 2011 @ 14:05:10

    wkwkwkwk justru itu, jadinya rasa bencinya dapet banget kan? XD

    aih makasih minjung cantiiiik! 😀

    okeeeeeeeee akan kunantikan sambil duduk dengan manis!

    Balas

  3. ananda
    Jun 20, 2011 @ 15:04:10

    good dog sis!!! w suka ff lo. kyknya w bakal jd fans ff lo deh?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: